Posts

Showing posts with the label Perlindungan sosial

25 Kampus di Indonesia dengan Program Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial

Image
Pekerjaan Sosial Di Indonesia
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial menyebutkan bahwa Pekerja sosial adalah seseorang yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai praktik pekerjaan sosial serta telah mendapatkan sertifikat kompetensi. 
Pekerja sosial dalam praktik pertolongannya berupaya untuk mencegah keterbatasan individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam menjalankan keberfungsian sosialnya.
Sebelum disahkannya Undang – Undang tentang Pekerja Sosial, kerap terjadi kerancuan mengenai siapa dan apa itu pekerja sosial.
Dengan hadirnya undang – undang pekerja sosial, maka yang dimaksud dengan pekerja sosial dalam undang – undang tersebut adalah pekerja sosial sebagai profesional, bukan sebagai relawan atau pun suatu jabatan, meskipun diantara istilah tersebut dapat melekat pada satu orang tertentu.
Untuk menjadi pekerja sosial sebagaimana dimaksud dalam undang- undang, maka diharuskan menempuh Pendidikan profesi Pekerja Sosial, setelah se…

Enam Prinsip Dasar Pertolongan Kemanusiaan

Image
Setiap orang yang memiliki panggilan untuk menjadi petugas kemanusiaan perlu memperhatikan prinsip - prinsip dasar dari aktivitas yang dilakukannya. Setidaknya ada 6 (enam) prinsipdasar yang harus diperhatikan, yaitu hak asasi manusia (HAM) dan kesetaraan; partisipasi; tidak melukai; membangun sumber daya dan kapasitas yang tersedia; sistem dukungan terintegrasi; dan dukungan dalam berbagai lapisan.
HAM dan KesetaraanSetiap orang yang memerlukan pertolongan, sangat rentan terhadap pelanggaran HAM. Berbagai pertolongan kemanusiaan mesti didasari HAM, salah satu pokok yang terkandung dalam HAM yaitu kesetaraan dan non diskriminasi. Artinya, tujuan dari berbagai program dan kegiatan pertolongan kemanusiaan adalah untuk memaksimalkan keadilan dalam ketersediaan dan akses terhadap layanan terhadap masyarakat atau individu-individu yang terkenda dampak dari suatu peristiwa. Sehingga dalam pertolongan kemanusiaan tidak lagi memandang gender, kelompok usia, kelompok bahasa, kelompok etnis, ata…

Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu : SLRT dan Puskesos

Image
Sistem layanan dan rujukan terpadu (SLRT) adalah sistem layanan yang membantu untuk mengidentifikasikan kebutuhan masyarakat miskin dan rentan berdasarkan profil dalam daftar penerima mafaat dan menghubungkan mereka dengan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan kebutuhan mereka. SLRT juga membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan, melakukan rujukan dan membantu memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan tersebut ditangani dengan baik.
SLRT beroperasi di tingkat kabupaten dan kota, sementara puskesos (pusat kesejahteraan sosial) merupakan penyebutan lain untuk SLRT yang berada di tingkat desa atau kelurahan. SLRT dan puskesos biasanya  memiliki nama atau image sendiri-sendiri, karena masing-masing daerah memiliki ciri khas tersendiri.
Beberapa tujuan dari SLRT antara lain : Meningkatkan akses keluarga miskin dan rentan terhadap multi program yang ada, khususnya perlindungan…

Popular posts from this blog

Enam Prinsip Dasar Pertolongan Kemanusiaan

21 Jenis Pelayanan Yang Meningkatkan Kesejahteraan

Masih Cari Judul

Pekerja Sosial sebagai Profesi Profesional

25 Kampus di Indonesia dengan Program Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial

Merangkul dan mendorong Perilaku Positif Bagi Korban Penyalahgunaan Narkoba

Menumbuhkan Kewirausahaan Sosial Penting

HAK-HAK PEREMPUAN, RINGKASAN REGULASI PEMERINTAH INDONESIA

Dukungan Psikososial

Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu : SLRT dan Puskesos