25 Kampus di Indonesia dengan Program Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial

Image
Pekerjaan Sosial Di Indonesia
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial menyebutkan bahwa Pekerja sosial adalah seseorang yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai praktik pekerjaan sosial serta telah mendapatkan sertifikat kompetensi. 
Pekerja sosial dalam praktik pertolongannya berupaya untuk mencegah keterbatasan individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam menjalankan keberfungsian sosialnya.
Sebelum disahkannya Undang – Undang tentang Pekerja Sosial, kerap terjadi kerancuan mengenai siapa dan apa itu pekerja sosial.
Dengan hadirnya undang – undang pekerja sosial, maka yang dimaksud dengan pekerja sosial dalam undang – undang tersebut adalah pekerja sosial sebagai profesional, bukan sebagai relawan atau pun suatu jabatan, meskipun diantara istilah tersebut dapat melekat pada satu orang tertentu.
Untuk menjadi pekerja sosial sebagaimana dimaksud dalam undang- undang, maka diharuskan menempuh Pendidikan profesi Pekerja Sosial, setelah se…

Menumbuhkan Kewirausahaan Sosial Penting

Ilustrasi business (www.pixabay.com)


Kegiatan pemberdayaan merupakan rangkaian upaya untuk membangun keberdayaan masyarakat dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya, serta berupaya untuk mengembangkan dan memandirikannya. Masyarakat memerlukan dorongan dan stimulasi untuk dapat menyelenggarakan, menikmati dan bertanggungjawab atas dirinya sendiri,  terhadap kehidupan sosialnya dan berbagai upaya-upaya yang dilakukannya. 

Salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan adalah mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk melakukan kegiatan kewirausahaan sosial. Lalu apa perbedaan antara kewirausahan dengan kewirausahaan Sosial ?


Mengenal perbedaan Kewirausahaan dengan Kewirausahaan Sosial


Abu Marlo pada buku Entrepreneurship Hukum Langit (2013) menjelaskan bahwa kewirausahaan (entrepreneurship) adalah "kemampuan seseorang untuk peka terhadap peluang dan memanfaatkan peluang tersebut untuk melakukan perubahan dari sistem yang ada. Dalam dunia entrepreneurship, peluang adalah kesempatan untuk mewujudkan atau melaksanakan suatu usaha dengan tetap memperhitungkan resiko yang dihadapi". 

Sedang kewirausahaan sosial adalah kewirausahaan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat bukan sekadar memaksimalkan keuntungan pribadi. Kewirausahaan sosial dapat disebut organisasi bisnis yang bertujuan sosial (Tan, 2005:1).

Jadi perbedaan mendasar antara kewirausahaan dengan kewirausahaan sosial terletak pada siapa yang akan menerima manfaatnya. Kewirausahaan Sosial  menjadi sangat penting mengingat keuntungan yang diperoleh bukan hanya untuk kepentingan individu saja tetapi lebih ditujukan untuk kemakmuran masyarakat. Oleh karena itu harus terus diupayakan lahirnya para wirausahawan sosial baru agar masyarakat semakin berdaya.


Perlunya Kewirausahaan Sosial


Kewirausahaan sosial tidak tumbuh dan lahir dari kondisi hidup yang berkelimpahan, melainkan hadir di tengah-tengah permasalahan sosial yang dihadapi. Munculnya kewirausahaan sosial memiliki keterkaitan satu dengan yang lain dengan unsur-unsur ekosistem kewirausahaan sosial yang telah ada, yakni :
  1. kebijakan, 
  2. dukungan, 
  3. financial, 
  4. budaya, 
  5. sumber daya manusia, 
  6. kondisi pasar, dan 
  7. geografis.

Kewirausahaan sosial merupakan media perubahan dan  wirausahawan sosial adalah agen atau pelaku perubahan tersebut. Perubahan harus dilakukan untuk memperbaiki keadaan. Masyarakat yang telah memiliki kebiasaan yang dianggap kurang produktif harus disadarkan dengan adanya inovasi-inovasi baru. Inovasi diarahkan untuk mengatasi satu permasalahan atau beberapa permasalahan sekaligus.

Jadi perlu atau tidaknya kewirausahaan sosial, tergantung pada kondisi ekosistem kewirausahaan sosial dan relasi yang tercipta diantara ekosistemnya sendiri.


Semoga bermanfaat

Popular posts from this blog

Enam Prinsip Dasar Pertolongan Kemanusiaan

21 Jenis Pelayanan Yang Meningkatkan Kesejahteraan

Masih Cari Judul

Pekerja Sosial sebagai Profesi Profesional

Merangkul dan mendorong Perilaku Positif Bagi Korban Penyalahgunaan Narkoba

25 Kampus di Indonesia dengan Program Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial

HAK-HAK PEREMPUAN, RINGKASAN REGULASI PEMERINTAH INDONESIA

Dukungan Psikososial

Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu : SLRT dan Puskesos